Powered by Blogger.

Wednesday, July 18, 2018

Download Simulasi Computer Assisted Test

 

 Waikabubak 18 Juli 2018
Simulasi Computer Assisted Test telah dilakukan pada 17 Juli 2018, bagi yang tidak memiliki kesempatan untuk mecoba Simulasi tersebut berikut kami berikan link download aplikasinya :

Klik Disini Untuk Download Aplikasi Demo CAT

Extract file yang sudah di download kemudian aplikasi Demo CAT dapat dijalankan dengan double klik pada icon cat yang berwarna merah.


Selamat Mencoba.


Published: By: Elin Here - 10:48 AM

Tuesday, July 17, 2018

Sidak RSUD, Bupati Minta Pegawai Profesional

Waikabubak, 17 Juli 2018. Humaspro Sumba Barat.

Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Selasa 17 Juli 2018.

Sidak dilakukan untuk memotivasi para pegawai rumah sakit agar bekerja lebih disiplin dan profesional.
 "Tujuannya, untuk memotivasi dokter, bidan dan perawat yang ada di rumah sakit ini. Maju atau mundurnya rumah sakit ada ditangan mereka, untuk itu harus profesional," kata Dapawole usai memberi pengarahan kepada pegawai rumah sakit.
Dapawole menambahkan, "RSUD diminta terus meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Sebab perlahan, fasilitas terus ditambah dan dibenahi."
Published: By: Elin Here - 10:42 PM

Sosialisasi P2K Sedaratan Sumba di Waikabubak Kabupaten Sumba Barat


 Wee Kerou, 16 Juli 2018. Humaspro Sumba Barat.
 
Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia(BKN) bekerjasama dengan BKN Regional X Denpasar, BKN Regional Yogyakarta menyelenggarakan Sosialisasi Pelayanan Pendekatan Kepegawaian (P2K) sedaratan Sumba (Kabupaten Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya) di Waikabubak Kabupaten Sumba Barat.
Sosialisasi P2K diselenggarakan oleh Tim BKN Pusat dan BKN Regional X Denpasar dan BKN Regional Yogyakarta.
Titus Diaz Liuray,S.Sos,M.M Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan Dan Pelatihan Kabupaten Sumba Barat selaku Co-Produksi kegiatan kepada media Humas Sumba Barat mengatakan bahwa "kegiatan diadakan dalam bentuk Sosialisasi P2K, Simulasi rekruitmen CPNS  2018 berbasis  Computer Asisted Test (CAT) dan juga penyerahan Peraturan Teknis (Pertek) Pensiun bagi para Pejabat Pembina Kepegawaian di Pulau Sumba, kegiatan berlangsung 2 (dua) hari kerja, tanggal 16  sampai dengan tanggal 17 Juli 2018, tambah Titus sapaan Kepala BKPP Kabupaten Sumba Barat.

Sosialisasi P2K dan Simulasi CAT dibuka secara resmi Kepala BKN RI Bima Haria Wibisana bertempat di Aula Rapat Kabupaten Sumba Barat, Senin 16 Juli 2018.
Bupati Sumba Barat Drs.Agustinus Niga Dapawole dalam sambutan pada acara pembukaan  sosialisasi P2K, memberi apresiasi sangat baik atas terlaksananya acara Sosialisasi dan Simulasi P2K dan CAT di Pulau Sumba.

"Kehadiran Bapak Kepala BKN RI di Kabupaten Sumba Barat hari ini adalah hal luar biasa,Bapak Kepala BKN Pusat adalah pejabat Negara setingkat Menteri dalam Kabinet ,kehadiran Bapak Kepala BKN ,bagi masyarakat pulau Sumba khususnya ASN di Pulau Sumba dan Sumba Barat lebih khusus adalah hal luar biasa,ini menandakan kepercayaan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah sedaeatan Sumba"ungkap Dapawole.
Selanjutnya Bupati Dapawole menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepala BKN RI dan Tim yang telah merancang program sosialisasi dan simulasi CAT,sebagai wahana pembelajaran bagi ASN dan khusus bagi calon ASN yang akan mengikuti proses seleksi,sehingga memiliki bekal dalam mengikuti seleksi CPNS berbasis
 CAT"pesan Dapawole.

Bima Haria Wibisana Kepala BKN RI dalam sambutan pembukaan sosialisasi  P2K dan simulasi CAT ,mengungkapkan bahwa dalam pembangunan "aset utama pembangunan adalah  manusia(SDM). Karena itu sumberdaya manusia menjadi sangat penting perannya dalam penyelenggaraan negara, tegas Kepala BKN RI.

Lebih jauh Kepala BKN RI mengatakan bahwa "dulunya BKN hanya sebatas mengurusi administrasi kepegawaian, namun saat ini BKN telah memiliki tugas fungsi yang lebih berat dan semakin ditajamkan yaitu pembinaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia(SDM) PNS/ASN .
Masih menurut Bima, pengembangan SDM ASN membutuhkan dukungan sepenuhnya dari Pemerintah, terkait dukungan sarana prasarana, pembiayaan, dan regulasi yang memadai untuk membina dan mengembangkan ASN ke posisi ideal, tentu ini adalah proses dan juga tidak dapat dihindari karena era global menuntut kompetensi.

Hadir pada acara pembukaan Sosialisasi P2K dan Simulasi CAT sedaratan Sumba Tim BKN, Bupati Sumba Barat, Wakil Bupati Sumba Barat, Sekda Sumba Barat, Pejabat pembina Kepegawaian sedaratan Sumba, Kepala BKPP sedaeatan Sumba, pejabat eselon II dan III Lingkup Pemkab Sumba Barat, ASN Lingkup Pemkab Sumba Barat.

Pada Selasa, 17 Juli 2018 akan diadakan simulasi seleksi CPNS berbasis CAT bertempat di Aula BKPP Kabupaten Sumba Barat yang diadakan oleh Tim BKN Pusat bekerjasama dengan BKN X Denpasar,BKN Yogyakarta,BKPP Kabupaten Sumba Barat.
Antonius Surfresna Kabba,S.STP Sekretaris BKPP Kabupaten Sumba Barat, kepada Humas Sumba Barat mengatakan bahwa calon peserta simulasi CAT yang mendaftar sudah lebih 800 an peserta, kata Sekretaris BKPP yang biasa disapa Sur.
Masih menurut Sur, teknis pelaksanaan simulasi CAT nantinya akan diatur 50 peserta setiap sesi, katanya.
Diharapkan melalui simulasi ini jika seleksi berbasis CAT nanti akan banyak peserta yang berhasil lulus menjadi CPNS, kata Sur.
Published: By: Elin Here - 12:08 AM

Monday, July 16, 2018

Rapat Forum Komunikasi dan Kemitraan BPJS Kesehatan Kabupaten Sumba Barat


Wee Kerou,16 Juli 2018.HumasPro Sumba Barat.

Program Jaminan Kesehatan Nasional merupakan program lintas sektoral yang dilaksanakan secara terintegrasi dan menyeluruh di seluruh Indonesia melalui Kartu Indonesia Sehat. 
Program ini bertujuan membangun kemitraan dan komunikasi yang baik dengan Instansi Pemerintah Daerah selaku pembuat kebijakan dengan perwakilan peserta pada tingkat Kabupaten/Kota serta tercapainya pemahaman yang sama terkait berbagai hal penting dalam pelaksanaan program JKN-KIS serta terwujudnya rekruitmen yang belum mendapatkan menfaat program JKN-KIS," ungkap Bupati Dapawole saat membuka Rapat Forum Komunikasi dan Forum Kemitraan BPJS Kesehatan pada Senin 16 Juli 2018 bertempat di Ruang Rapat Sekertaris Daerah Kabupaten Sumba Barat. 
Badan Penjamin Jaminan Sosial  (BPJS) Kesehatan dalam memberikan pelayanannya kepada masyarakat untuk tidak patah semangat menanggapi setiap keluhan dari masyarakat dan dapat mendorong perbaikan dan peningkatan kinerja BPJS itu sendiri," harap Bupati Dapawole

Menurut Bupati Dapawole,Forum Kemitraan Pemangku Kepentingan Kabupaten Sumba Barat dalam penyelenggaraan Jaminan Kesehatan nasional sebagai sarana yang sangat baik,untuk membahas dan mengevaluasi dan membangun sinergitas serta melakukan komunikasi yang lebih terarah dengan semua komponen masyarakat sehingga pemahaman pentingnya BPJS dapat di pahami secara utuh.
Lanjut Bupati Dapawole,Forum Kemitraan BPJS Kesehatan untuk membahas dan meningkatkan optimalisasi pelayanan kesehatan masyarakat Sumba Barat yang terdaftar di JKN dan mencari solusi terkait penyelenggaraan program JKN-KIS khususnya dalam perluasan cakupan kepesertaan, penegakan regulasi serta peningkatan kualitas layanan program JKN-KIS" ungkap Bupati Dapawole.
Kegiatan ini dilanjutkan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara BPJS Kesehatan Cabang Waingapu dengan Kepolisian Resor Sumba Barat tentang koordinasi pelayanan kesehatan akibat Kecelakaan Lalu Lintas pada Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Hadir dalam acara Rapat Forum Komunikasi dan Forum Kemitraan BPJS Kesehatan Kabupaten Sumba Barat,Bupati Sumba Barat,Kapolres Sumba Barat/pejabat yang mewakili, Sekertaris Daerah,Ketua Komisi C DPRD Sumba Barat,Kepala Bapeda Sumba Barat,Kadis Kesehatan Sumba Barat, Kadis Sosial Sumba Barat/pejabat yang mewakili,Kepala BPJS Cabang Waingapu,Direktur RSK Lendemoripa,Direktur RSUD Sumba Barat dan Staf BPJS dan Para Dokter se Kabupaten Sumba Barat.
Published: By: Elin Here - 9:25 PM

Saturday, July 14, 2018

Penandatanganan Kontrak Konstruksi Pekerjaan antara Pemda Sumba Barat dengan Kontraktor Pelaksana


Wee Kerou,14 Juli 2018,HumasPro SB.
Penandatanganan Kontrak Konstruksi Pekerjaan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat dengan Pihak Ketiga/Pelaksana Kegiatan bertempat di Ruang Rapat Bupati Sumba Barat pada Jumat tanggal 13 Juli 2018.
Dalam kesempatan Bupati Sumba Barat Drs.Agustinus Niga Dapawole berpesan dan mengingatkan kepada para Pelaksana Kegiatan agar laksanakan pekerjaan yang dikerjakan dengan hati,"berbuatlah yang terbaik dengan hati untuk Sumba Barat,dan lakukan dengan 3 T, Tepat Waktu penyelesaian pekerjaan sesuai kontrak, Tepat Volume dan Tepat Mutu" tegas Bupati Dapawole.

Lebih jauh Bupati Dapawole mengatakan kondisi sosial budaya di Pulau Sumba dan Sumba Barat khususnya mempunyai tradisi Budaya yaitu acara adat Podd'u dan musim hujan, untuk itu Kontraktor/Pelaksana Kegiatan harus siap,sedia agar bisa memanagemen jam kerja sehingga tidak terlambat di akhir tahun anggaran" harap Dapawole. 
Rincian Realisasi Fisik Paket Pekerjaan tahun Anggaran 2018 pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat :

1.Pembangunan Jalan Perkerasan pada RS Pratama-Kecamatan Lamboya, dengan Nomor Kontrak: 03/PPK-DINKES/KONST/RS-VII/2018
2.Pembangunan Sumur Bor+ Groundtank pada Puskesmas Puuweri-Kecamatan Kota,dengan Nomor Kontrak:03/PPK-DINKES/KONST/RS-VII/2018
3.Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah(IPAL) pada Puskesmas Malata-Kecamatan Tanarighu,dengan Nomor Kontrak:03/PPK-DINKES/KONST/RS.IV/2018
4.Pembangunan Sarana Pengolahan Limbah Padat(Incerenerator) pada Puskesmas Tanarara-Kecamatan Loli, dengan Nomor Kontrak:03/PPK-DINKES/KONST/RS.X/2018
Hadir pada kesempatan penandatangan Kontrak Konstruksi Pekerjaan Bupati Sumba Barat,Asisten Bidang Pemerintahan, Seketaris Dinkes, Kabag Pembangunan, Kabag PBJ, Kabid Bina Marga Pada Dinas PUPR, PPK dan Kontraktor/Pelaksana Kegiatan.
Published: By: Elin Here - 10:49 AM

Sunday, July 8, 2018

Festival 1001 Kuda Sandelwood dan Tenun Ikat di Sumba Barat

Waikabubak, 08 Juli 2018. Humaspro Sumba Barat.

Pesona Sumba dengan daya tarik wisatanya merupakan berkat Tuhan yang menjadi keunggulan/keistimewaan untuk membangun harapan serta masa depan daerah dan masyarakat sumba.
Adat dan Budaya kita hebat,Kearifan lokal kita elok,Alam indah,tanpa pengelolaan terstruktur serta promosi yang masif dan menarik tidak akan ada yang menyadarinya sehingga tidak banyak yang datang ke Sumba. 

Bupati Sumba Barat Drs.Agustinus Niga Dapawole dalam sambutannya menuturkan Festival Sandelwood dan Tenun Ikat memiliki arti penting dan bermakna strategis dalam upaya menjaga,melestarikan dan sekaligus mempromosikan budaya Sumba pada level Nasional maupun Internasional "ungkap Bupati Dapawole. 

Lanjut Dapawole,event Pariwisata sangat strategis untuk memperkenalkan pulau Sumba melalui potensi dan daya tarik wisata, Kuda Sandelawood dan Tenun Ikat yang sudah dikenal mendunia sejak abad ke 15 silam, selain itu memiliki nilai budaya, nilai ekonomis, nilai persahabatan, nilai prestise dan juga nilai prestasi.

Parade 1001 Kuda Sadelwood dan Tenun Ikat ini menunjukkan pulau Sumba sangat kaya dan ingin menunjukan ke pentas Nasional dan Internasional, tidak hanya Rumah Adat,Ritual Adat dan obyek Wisata lainnya, tetapi Sumba juga merupakan pusat peternakan besar seperti Kuda, Kerbau dan Sapi dan hewan lainnya, yang juga memiliki peluang bisnis di sektor Pariwisata Indonesia umumnya dan Sumba Barat khusunya"tambah Dapawole. 


Lebih jauh Bupati Dapawole menyampaikan Pemerintah Daerah dan Masyarakat Sumba Barat telah berkomitmen akan terus berjuang dan berupaya menjadikan Sumba sebagai daerah baru tujuan wisata sebagai salah satu masa depan pariwisata nasional"harap Dapawole. 
Terobosan tepat dan menarik Tenun Ikat Sumba mempunyai ciri khas tersendiri terutama dari sisi motifnya yang menggambarkan keahlian dan juga kemampuan seni lukis masyarakat Sumba dan parade 1001 Kuda Sandelwood bukan saja strategis untuk kepentingan promosi Kepariwisataan Sumba namun juga sebagai momentum refleksi bagi Pemerintah Daerah se daratan Sumba untuk melakukan kiat-kiat pemulihan dan pengembangan untuk meningkatkan kembali populasi Kuda Sandelwood yang semakin menurun populasinya karena berbagai faktor penyebab"ungkap Dapawole.

Keseriusan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pariwisata dalam membangun sektor kepariwisataan daerah NTT, khususnya Sumba perlu diapresiasi atas upaya pengembangan,penataan dan promosi kepariwisataan yang terus menggeliat dan telah menampakkan wajah yang mempesona dan aroma yang harum dan ini merupakan langkah awal membangun kerjasama dan memperkuat pariwisata pada empat Kabupaten dipulau Sumba sehingga memastikan para wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal dapat mengunjungi lokasi obyek wisata tersebut"harap Dapawole.

Masih menurut Dapawole kunjungan wisatawan semakin terlihat saat ini baik domestik maupun mancanegara yang semakin signifikan dari waktu ke waktu dan tentu membawa imbas kemajuan dalam hal pendapatan daerah dan masyarakat sumba khusunya dan NTT pada umumnya.

Bupati Dapawole dengan hormat meminta dukungan Pemerintah Provinsi dan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bahwa event-event pergelaran budaya sumba masih sangat terbatas,sehingga perlu dan terus didorong untuk ditumbuhkembangkan serta memohon pembenahan Infrastruktur pariwisata ke beberapa lokasi wisata yang merupakan modal utama untuk membangun Sumba dan Nusa Tenggara Timur karena di situlah terletak harkat dan martabat masyarakat Sumba, NTT dan Indonesia pada umumnya "harap Dapawole. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi NTT Dr.Marianus A. Jelamu dalam sambutannya dengan penuh semangat membangun, terus mennambahkan harapan Pemerintah Provinsi NTT yang ingin menjadikan Provinsi NTT sebagai Provinsi Pariwisata hari ini melalui festival 1001 Kuda Sandelwood dan Tenun Ikat di Sumba Barat adalah salah satu jawaban pastinya.

Masih menurut Marianus harapan Bupati Sumba Barat yang disampaikan pada saat prescon dan Launching Core Event Pariwisata tahun 2018 di Jakarta beberapa waktu lalu,agar Bandara Tambolaka ditingkatkan status menjadi Bandara Internasional, menurut Marianus akan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi NTT untuk mengkaji berbagai prasyarat dan persyaratan yang harus dipenuhi agar Tambolaka naik status menjadi Bandara Internasional"kata Marianus.

Masih lanjut Marianus,Parade ini merupakan 5 top event nasional dari NTT dan menjadi breanding negara, Pulau Sumba  menjadi bahan pembicaraan masyarakat secara nasional dan internasional karena budaya dan kultur yang ada saat ini, Pemerintah terus berupaya akan segera membuka penerbangan langsung dari dan ke  Tambolaka sehingga mempermudah para wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Sumba, untuk itu perlu kerja sama yang kuat terhadap semua pihak dalam segala hal demi pembangunan di Pulau Sumba"harap Marianus. 

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTT Drs.Alexander  Ena,MSi mewakili Gubernur NTT membuka dengan resmi Festival 1001 Kuda Sandelwood dan Tenun Ikat yang ditandai dengan pemukulan Gong, Sabtu,7 Juli 2018 bertempat di Lapangan Mandaelu-Waikabubak.

Dalam sambutan, Gubernur NTT yang dibacakan Asisten Ekbang Setda Provinsi NTT menyampaikan untuk meningkatkan pendapatan perekonomian masyarakat,daratan Sumba sebagai destinasi yang sangat mempesona, dengan kerja cerdas, kerja cepat dan semangat kerja, membangun industiri pariwisata melalui ekonomi kreatif, pertanian dan perternakan" kata Lebu Raya.

Pelaksanaan kegiatan Festival parade 1001 Kuda Sandelwood dan Tenun Ikat bertujuan untuk pendapatan Daerah melalui sektor Pariwisata dan menambah perekonomian bagi masyarakat, untuk itu mari bekerja sama dalam membangun pariwisata di Pulau Sumba" harapnya.

Menurut Lebu Raya  melalui Asisten Ekbang Kemajuan Pariwisata di Nusa Tenggara Timur umumnya dan Pulau Sumba khususnya sangat berkembang pesat dan sudah mendunia saat ini,Pemerintah Provinsi NTT terus berusaha mempromosikan pariwisata di dunia intenasional.

Nihi Sumba Resort atau biasa dikenal Hotel Nihi Watu adalah Hotel terbaik dunia, Branding world of Wonderfull beautyfull versi Majalah Travel Internasional Leisure, adalah keindahan,marapu dengan megalitik di Sumba khususnya dan Indonesia umumnya, untuk itu jagalah Sumba, jaga kenyamanan dan keamanannya serta lestarikan alamnya" tambah Lebu Raya melalui Asisten Ekbang Setda Provinsi NTT. 

Hadir pada kesempatan festival 1001 Kuda Sandelwood dan Tenun Ikat Bupati Sumba Barat, Bapak Consulat Jendral Republik Demokratik Timor Leste dan Tim,pejabat yang mewakili Menteri Pariwisata RI,pejabat yang mewakili Gubernur NTT, Anggota DPRD Provinsi NTT, Kadis Pariwisata Provinsi NTT, Ketua DPRD Kabupaten Sumba Barat, Forkopimda Kabupaten Sumba Barat, Ketua Pengadilan Negeri Waikabubak, Para Asisten pada setda Kabupaten Sumba Barat, Pimpinan OPD/unit kerja Kabupaten Sumba Barat, Para Camat se Kabupaten Sumba Barat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Para Peserta Festival parade 1001 Kuda Sandelwood dan Tenun Ikat.
Published: By: Elin Here - 10:56 PM