Powered by Blogger.

Saturday, June 30, 2018

Tag:

Halal Bil Halal Akbar Se Daratan Sumba

Weekarou 30 Juni 2018, Humas Sumba Barat.
Sebagai wujud terjalinnya tali silaturahim intern dan antar umat beragama, memelihara ukuwah islamiyah dan tetap terbinanya rasa persatuan dan kesatuan antar sesama warga bangsa dalam bingkai NKRI  khususnya di Pulau Sumba,umat muslim sedaratan Sumba melaksanakan Halal Bil Halal Akbar yang dihadiri tokoh dan umat islam sedaratan Sumba dan tahun ini Kabupaten Sumba Barat menjadi tuan rumah penyelenggara.
Halal bil halal akbar tahun ini dilaksanakan di halaman kantor Bupati Sumba Barat Kelurahan Wee Karou Kecamatan Loli, Sabtu 30 Juni 2018



Riswan Ishak, S.Sos selaku Ketua Pengurus Hari Besar Islam Kabupaten Sumba Barat yang dimintai konfirmasi terkait pelaksnaan Halal Bil Halal Akbar sedaratan Sumba kepada Humas Sumba Barat mengatakan bahwa Halal Bil Halal Akbar sedaratan Sumba adalah program rutin PHBI dan khusus di daratan Sumba sudah berlangsung lama dan tahun ini Sumba Barat menjadi tuan rumah,undangan diperkirakan 5000(lima ribu)orang umat/undangan yang akan hadir, tetapi melihat phenomena karena demam pilgub dan pilbup di Pulau Sumba, kemungkinan target tersebut tidak dapat tercapai, namun panitia yakin acara ini sangat bermakna dan akan sukses, kata Riswan
Selanjutnya dalam laporan panitia penyelenggara, Riswan mengungkapkan kebahagiaannya karena halal bil halal hari ini melibatkan 4 kabupaten sedaratan Sumba sekaligus dan juga karena Kabupaten Sumba Barat mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah, kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh Bapak Bupati, Wakil Bupati Sumba Barat, Sekda dan jajaran Pemkab Sumba Barat, tokoh umat dan umat muslim dalam suasana semangat persaudaraan, kata Riswan.
Ketua MUI Sumba Barat Abdullah H.Bamualim dalam sambutannya mengapresiasi suasana kebersamaan dan persaudaraan di Kabupaten Sumba Barat. Abdullah memaparkan Halal Bil Halal memiliki makna religius dan makna budaya,makna religiusnya perintah Al Quran agar umat muslim mampu menjalin hubungan dengan Allah SWT dan makna budayanya agar umat muslim mampu menjalin hubungan yang baik dengan sesama manusia "ungkap Abdullah.

Bupati Sumba Barat Drs.Agustinus Niga Dapawole dalam sambutannya menyampaikan pendapat dan apresiasi positive atas segala daya upaya yang dilakukan panitia PHBI Sumba Barat dan unsur terkait lainnya sehingga hari ini kita semua boleh berkumpul di sini dalam acara Halal Bil Halal Akbar sedaratan Sumba.
Menurut Dapawole, kegiatan hari ini adalah sangat akbar dan meriah,akbar karena melibatkan umat islam sedaratan Sumba,meriahkan karena kita semua yang hadir disuguhkan berbagai hal yang membahagiakan kita semua, kata Dapawole
Selanjutnya Bupati Dapawole mengapresiasi acara halal bil halal akbar sedaratan Sumba ini sebagai ungkapan rasa syukur bersama umat islam dan warga anak bangsa Indonesia lainnya di pulau Sumba bahwa tali silatuharmi itu harus tetap terpelihara secara baik, berbagai pengganjal terganggunya kebersamaan dan tali silaturahimi kita, kita abaikan tapi mari kita rajut talisilaturahimi dan persatuan dan kesatuan NKRI di Kabupaten Sumba Barat sebagai modal dasar bagi pemerintah dan kita membangun bangsa dan daerah ini, harap Bupati Dapawole.

Saya atas pribadi dan keluarga serta masyarakat Sumba Barat menyampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 H pada tanggal 15 Juni 2018 yang lalu, dosa yang paling sering kita lakukan adalah saling menyakiti antar sesama manusia,dan hari ini kita lakukan halal bil halal akbar sedaratan Sumba.
Kita adalah bersaudara, kita adalah satu nusa satu bangsa, halal bil halal adalah tradisi agama islam, sebagai agama yang toleran, islam adalah agama yang sangat menghargai perbedaan, mari kita pakai momentum halal bil halal dan makna idulfitri dan kita pakai sebagai titik awal membangun bangsa, negara dan Sumba yang kita cintai ini.

Kemarin pada tanggal 27 Juni 2018 kita telah melaksanakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT dan Bupati, Wakil Bupati Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya, tentu ada gesekan-gesekan selama proses pilkada tersebut dan saat ini sudah kita saling memaafkan dan kembali membangun tali silaturahimi dan siapapun yang terpilih nantinya dialah pemimpin kita yang direstui Tuhan Yang Maha Esa, kata Bupati Dapawole mengakhiri sambutannya.
Selanjutnya Hikmah Halal Bil Halal Akbar sedaratan Sumba disampaikan oleh Kiyai Haji Udtadz Drs.Rahmat Zainuddin yang juga anggota DPR RI Komisi VIII.
Dalam tauziahnya Kiyai Rahmat menuturkan bahwa Halal Bil Halal adalah budaya islam di Indonesia yang tak putus - putusnya "kata Kiyai Rahmat. Halal Bil Halal hanya ada di Indonesia dan di Sumba, di Arab Saudi tidak ada dan Halal Bil Halal pertama kali diadakan di Istana Negara di Jakarta era Presiden Soekarno.
Halal bil halal adalah rangkaian saling bertemu dan saling menghargai dan menghormati.
Lanjut Kiyai ada 3 golongan yang ditolak doanya diantaranya: Anak Yang Durhaka, Orang Yang Berkahnya dicabut Tuhan (Jodoh,rejeki dan kehidupan ekonomi), Istri yang Durhaka terhadap Suami dan Orang yang Tidak Sabar (orang berbuat baikpun akan tetap dicemoho banyak orang lain, karena itu orang baik dan benar harus bersama Allah saja).

Hadir pada acara Halal bil halal Se daratan Sumba, Bupati Sumba Barat, Wakil Bupati, anggota Dewan Sumba Barat, anggota DPR RI Kiyai Haji Drs.Rahmat Zainuddin (Penceramah), Anggota/penjabat yang mewakili Forkompimda Sumba Barat, Sekertaris Daerah Kabupaten Sumba Tengah, Sekertaris Daerah Kabupaten Sumba Barat, Para Asisten pada Setda Sumba Barat, pimpinan OPD/unit kerja Lingkup Pemkab Sumba Barat, Ketua MUI Se Daratan Sumba, tokoh agama, tokoh pemuda, umat Muslim dan Muslimat Se daratan Sumba

0 comments:

Post a Comment