Powered by Blogger.

Friday, June 29, 2018

Tag:

Pengukuhan Jemaat GKS Puu Naga Sebagai Jemaat Mandiri dan Pentahbisan Pendeta

Puu Naga 29 Juni 2018.Humas Sumba Barat.
Gereja Kristen Sumba  (GKS) Puu Naga hari ini  setelah menanti lama akhirnya dikukuhkan sebagai Jemaat Mandiri dan sekaligus pentabhisan Pendeta sebagai gembala jemaat.
Vicaris ISTON UMBU KURA LENA,S.Si-Theol mendapatkan restu Tuhan Yesus sebagai Kepala Gereja melalui pemilihan Pendeta oleh jemaat Puu Naga dan hari ini ditabhis di hadapan Jemaat Puu Naga oleh Ketua Umum Sinode GKS Pdt.Alfred Djama Samani, S.Th, M.Si, pada hari ini Jumat, 29 Juni 2018 bertempat di gedung ibadah GKS Jemaat Puu Naga.


 
Dalam ibadah dan pesan penguatan Pentabhisan kepada Pdt.Iston Umbu Kura Lena,S.Si-Theol. Ketua Umum Sinode GKS berpesan agar Pdt.Iston menjalani mandat pelayanan secara totalitas,tentu sebagai pribadi dan sebagai Pendeta, pak Isto akan selalu diperhadapkan pada pilihan yang sulit antara berpegang teguh pada prinsip pengutusan sebagai gembala atau godaan dinamika kehidupan dunia yang selalu berubah,tapi saya mengingatkan agar Pdt.Isto memegang teguh prinsip pengutusan melayani Tuhan melalui kerja nyata dalam mewartakan berita kebenaran Tuhan kepada setiap umat Tuhan khususnya di GKS Puu Naga, bertanyalah, berkonsultasilah selalu kepada yang tua(senior) dan teristimewah kepada Tuhan Yesus sumber hikmat dan kebajikan dalam memutuskan sesuatu terkait pembangunan iman jemaat"pesannya.

Bupati Sumba Barat Drs.Agustinus Niga Dapawole dalam sambutan meyampaikan proficiat kepada Jemaat Puu Naga atas pengukuhannya sebagai jemaat mandiri di Lingkup GKS yang sekaligus juga hari ini Pendetanya ditabhis "saya atas nama pribadi, Pemerintah Kabupaten dan masyarakat sumba Barat menyampaikan proficiat kepada Jemaat Puu Naga dan juga kepada Saudara Vicaris Iston Umbu Kura Lena,S.Si-Theol yang hari ini ditabhis sebagai Pendeta yang akan melayani jemaat GKS Puu Naga"ungkap Bupati Dapawole.

Masih menurut Bupati Dapawole, Pemerintah akan terus membangun dan membina kerja sama dengan semua lembaga keagamaan yang ada di Kabupaten Sumba Barat termasuk GKS dalam membangun masyarakat dan daerah ini, katanya.

Selanjutnya Bupati Dapawole menyampaikan ilustrasi pelayanan publik di birokrasi pemerintah dengan pelayanan publik di sektor keagamaan, "bahwa melayani kepentingan banyak orang bukanlah pekerjaan sederhana, ada sekian kepala,pikiran,ide,gagasan dan juga kepentingan untuk mewujudkan sesuatu, dan itu tidak mulus, butuh kesabaran, ketaatan,kejelian,kecermatan dan kearifan serta bijak dalam mengambil keputusan,demikianlah bentuk tanggungjawab seseorang yang mendapatkan mandat untuk melayani kepentingan orang banyak "jadi dalam melayani kepentingan publik seorang pemimpin tidak mudah memutuskan sesuatu dan saya yakin kita semua yang hadir hari ini di sini mengalami bagaimana sulitnya mengambil keputusan, entah apapun posisi dan kapasitas kita masing-masing, tentu ukuran tingkat kesukarannya berbeda-beda sesuai kapasitas kita masing-masing,tapi yakinlah kalau kita antara pemimpin dan yang dipimpin sehati,sepikir dan sejalan,tidak ada yang mustahil,tidak ada perkara yang tidak bisa diselesaikan, demikian juga dengan Pdt.Iston yang hari ini di hadapan jemaat Puu Naga telah ditabhis sebagai pendeta,kita semua yang hadir bersama-sama dengan jemaat GKS di manapun berada saya ajak untuk selalu mendoakan setiap hamba Tuhan dan pelayanannya kiranya diberkati selalu oleh Tuhan" pesan Dapawole.
Hadir pada acara pengukuhan jemaat GKS Puu Naga dan Pentabhisan Pendeta GKS Puu Naga, pejabat yang mewakili anggota FORKOPIMDA Sumba Barat, Sekretaris Kabupaten Sumba Barat, para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD lingkup Pemkab Sumba Barat, Ketua dan Wakil ketua TP PKK Kabupaten Sumba Barat, anggota DPR RI asal Sumba Drs.Julianus Pote Leba ,M.Si, Ketua Umum Sinode GKS Pdt.Alfred Dj.Samani,S.Th,M.Si tokoh agama, tokoh GKS dan tokoh masyarakat, para Pendeta GKS  sedaratan Sumba, warga GKS dan khususnya jemaat GKS Puu Naga.

0 comments:

Post a Comment