Powered by Blogger.

Sunday, July 8, 2018

Tag:

Festival 1001 Kuda Sandelwood dan Tenun Ikat di Sumba Barat

Waikabubak, 08 Juli 2018. Humaspro Sumba Barat.

Pesona Sumba dengan daya tarik wisatanya merupakan berkat Tuhan yang menjadi keunggulan/keistimewaan untuk membangun harapan serta masa depan daerah dan masyarakat sumba.
Adat dan Budaya kita hebat,Kearifan lokal kita elok,Alam indah,tanpa pengelolaan terstruktur serta promosi yang masif dan menarik tidak akan ada yang menyadarinya sehingga tidak banyak yang datang ke Sumba. 

Bupati Sumba Barat Drs.Agustinus Niga Dapawole dalam sambutannya menuturkan Festival Sandelwood dan Tenun Ikat memiliki arti penting dan bermakna strategis dalam upaya menjaga,melestarikan dan sekaligus mempromosikan budaya Sumba pada level Nasional maupun Internasional "ungkap Bupati Dapawole. 

Lanjut Dapawole,event Pariwisata sangat strategis untuk memperkenalkan pulau Sumba melalui potensi dan daya tarik wisata, Kuda Sandelawood dan Tenun Ikat yang sudah dikenal mendunia sejak abad ke 15 silam, selain itu memiliki nilai budaya, nilai ekonomis, nilai persahabatan, nilai prestise dan juga nilai prestasi.

Parade 1001 Kuda Sadelwood dan Tenun Ikat ini menunjukkan pulau Sumba sangat kaya dan ingin menunjukan ke pentas Nasional dan Internasional, tidak hanya Rumah Adat,Ritual Adat dan obyek Wisata lainnya, tetapi Sumba juga merupakan pusat peternakan besar seperti Kuda, Kerbau dan Sapi dan hewan lainnya, yang juga memiliki peluang bisnis di sektor Pariwisata Indonesia umumnya dan Sumba Barat khusunya"tambah Dapawole. 


Lebih jauh Bupati Dapawole menyampaikan Pemerintah Daerah dan Masyarakat Sumba Barat telah berkomitmen akan terus berjuang dan berupaya menjadikan Sumba sebagai daerah baru tujuan wisata sebagai salah satu masa depan pariwisata nasional"harap Dapawole. 
Terobosan tepat dan menarik Tenun Ikat Sumba mempunyai ciri khas tersendiri terutama dari sisi motifnya yang menggambarkan keahlian dan juga kemampuan seni lukis masyarakat Sumba dan parade 1001 Kuda Sandelwood bukan saja strategis untuk kepentingan promosi Kepariwisataan Sumba namun juga sebagai momentum refleksi bagi Pemerintah Daerah se daratan Sumba untuk melakukan kiat-kiat pemulihan dan pengembangan untuk meningkatkan kembali populasi Kuda Sandelwood yang semakin menurun populasinya karena berbagai faktor penyebab"ungkap Dapawole.

Keseriusan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pariwisata dalam membangun sektor kepariwisataan daerah NTT, khususnya Sumba perlu diapresiasi atas upaya pengembangan,penataan dan promosi kepariwisataan yang terus menggeliat dan telah menampakkan wajah yang mempesona dan aroma yang harum dan ini merupakan langkah awal membangun kerjasama dan memperkuat pariwisata pada empat Kabupaten dipulau Sumba sehingga memastikan para wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal dapat mengunjungi lokasi obyek wisata tersebut"harap Dapawole.

Masih menurut Dapawole kunjungan wisatawan semakin terlihat saat ini baik domestik maupun mancanegara yang semakin signifikan dari waktu ke waktu dan tentu membawa imbas kemajuan dalam hal pendapatan daerah dan masyarakat sumba khusunya dan NTT pada umumnya.

Bupati Dapawole dengan hormat meminta dukungan Pemerintah Provinsi dan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bahwa event-event pergelaran budaya sumba masih sangat terbatas,sehingga perlu dan terus didorong untuk ditumbuhkembangkan serta memohon pembenahan Infrastruktur pariwisata ke beberapa lokasi wisata yang merupakan modal utama untuk membangun Sumba dan Nusa Tenggara Timur karena di situlah terletak harkat dan martabat masyarakat Sumba, NTT dan Indonesia pada umumnya "harap Dapawole. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi NTT Dr.Marianus A. Jelamu dalam sambutannya dengan penuh semangat membangun, terus mennambahkan harapan Pemerintah Provinsi NTT yang ingin menjadikan Provinsi NTT sebagai Provinsi Pariwisata hari ini melalui festival 1001 Kuda Sandelwood dan Tenun Ikat di Sumba Barat adalah salah satu jawaban pastinya.

Masih menurut Marianus harapan Bupati Sumba Barat yang disampaikan pada saat prescon dan Launching Core Event Pariwisata tahun 2018 di Jakarta beberapa waktu lalu,agar Bandara Tambolaka ditingkatkan status menjadi Bandara Internasional, menurut Marianus akan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi NTT untuk mengkaji berbagai prasyarat dan persyaratan yang harus dipenuhi agar Tambolaka naik status menjadi Bandara Internasional"kata Marianus.

Masih lanjut Marianus,Parade ini merupakan 5 top event nasional dari NTT dan menjadi breanding negara, Pulau Sumba  menjadi bahan pembicaraan masyarakat secara nasional dan internasional karena budaya dan kultur yang ada saat ini, Pemerintah terus berupaya akan segera membuka penerbangan langsung dari dan ke  Tambolaka sehingga mempermudah para wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Sumba, untuk itu perlu kerja sama yang kuat terhadap semua pihak dalam segala hal demi pembangunan di Pulau Sumba"harap Marianus. 

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTT Drs.Alexander  Ena,MSi mewakili Gubernur NTT membuka dengan resmi Festival 1001 Kuda Sandelwood dan Tenun Ikat yang ditandai dengan pemukulan Gong, Sabtu,7 Juli 2018 bertempat di Lapangan Mandaelu-Waikabubak.

Dalam sambutan, Gubernur NTT yang dibacakan Asisten Ekbang Setda Provinsi NTT menyampaikan untuk meningkatkan pendapatan perekonomian masyarakat,daratan Sumba sebagai destinasi yang sangat mempesona, dengan kerja cerdas, kerja cepat dan semangat kerja, membangun industiri pariwisata melalui ekonomi kreatif, pertanian dan perternakan" kata Lebu Raya.

Pelaksanaan kegiatan Festival parade 1001 Kuda Sandelwood dan Tenun Ikat bertujuan untuk pendapatan Daerah melalui sektor Pariwisata dan menambah perekonomian bagi masyarakat, untuk itu mari bekerja sama dalam membangun pariwisata di Pulau Sumba" harapnya.

Menurut Lebu Raya  melalui Asisten Ekbang Kemajuan Pariwisata di Nusa Tenggara Timur umumnya dan Pulau Sumba khususnya sangat berkembang pesat dan sudah mendunia saat ini,Pemerintah Provinsi NTT terus berusaha mempromosikan pariwisata di dunia intenasional.

Nihi Sumba Resort atau biasa dikenal Hotel Nihi Watu adalah Hotel terbaik dunia, Branding world of Wonderfull beautyfull versi Majalah Travel Internasional Leisure, adalah keindahan,marapu dengan megalitik di Sumba khususnya dan Indonesia umumnya, untuk itu jagalah Sumba, jaga kenyamanan dan keamanannya serta lestarikan alamnya" tambah Lebu Raya melalui Asisten Ekbang Setda Provinsi NTT. 

Hadir pada kesempatan festival 1001 Kuda Sandelwood dan Tenun Ikat Bupati Sumba Barat, Bapak Consulat Jendral Republik Demokratik Timor Leste dan Tim,pejabat yang mewakili Menteri Pariwisata RI,pejabat yang mewakili Gubernur NTT, Anggota DPRD Provinsi NTT, Kadis Pariwisata Provinsi NTT, Ketua DPRD Kabupaten Sumba Barat, Forkopimda Kabupaten Sumba Barat, Ketua Pengadilan Negeri Waikabubak, Para Asisten pada setda Kabupaten Sumba Barat, Pimpinan OPD/unit kerja Kabupaten Sumba Barat, Para Camat se Kabupaten Sumba Barat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Para Peserta Festival parade 1001 Kuda Sandelwood dan Tenun Ikat.

0 comments:

Post a Comment