Powered by Blogger.

Tuesday, July 17, 2018

Tag:

Sosialisasi P2K Sedaratan Sumba di Waikabubak Kabupaten Sumba Barat


 Wee Kerou, 16 Juli 2018. Humaspro Sumba Barat.
Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia(BKN) bekerjasama dengan BKN Regional X Denpasar, BKN Regional Yogyakarta menyelenggarakan Sosialisasi Pelayanan Pendekatan Kepegawaian (P2K) sedaratan Sumba (Kabupaten Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya) di Waikabubak Kabupaten Sumba Barat.
Sosialisasi P2K diselenggarakan oleh Tim BKN Pusat dan BKN Regional X Denpasar dan BKN Regional Yogyakarta.



Titus Diaz Liuray,S.Sos,M.M Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan Dan Pelatihan Kabupaten Sumba Barat selaku Co-Produksi kegiatan kepada media Humas Sumba Barat mengatakan bahwa "kegiatan diadakan dalam bentuk Sosialisasi P2K, Simulasi rekruitmen CPNS  2018 berbasis  Computer Asisted Test (CAT) dan juga penyerahan Peraturan Teknis (Pertek) Pensiun bagi para Pejabat Pembina Kepegawaian di Pulau Sumba, kegiatan berlangsung 2 (dua) hari kerja, tanggal 16  sampai dengan tanggal 17 Juli 2018, tambah Titus sapaan Kepala BKPP Kabupaten Sumba Barat.

Sosialisasi P2K dan Simulasi CAT dibuka secara resmi Kepala BKN RI Bima Haria Wibisana bertempat di Aula Rapat Kabupaten Sumba Barat, Senin 16 Juli 2018.
Bupati Sumba Barat Drs.Agustinus Niga Dapawole dalam sambutan pada acara pembukaan  sosialisasi P2K, memberi apresiasi sangat baik atas terlaksananya acara Sosialisasi dan Simulasi P2K dan CAT di Pulau Sumba.

"Kehadiran Bapak Kepala BKN RI di Kabupaten Sumba Barat hari ini adalah hal luar biasa,Bapak Kepala BKN Pusat adalah pejabat Negara setingkat Menteri dalam Kabinet ,kehadiran Bapak Kepala BKN ,bagi masyarakat pulau Sumba khususnya ASN di Pulau Sumba dan Sumba Barat lebih khusus adalah hal luar biasa,ini menandakan kepercayaan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah sedaeatan Sumba"ungkap Dapawole.
Selanjutnya Bupati Dapawole menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepala BKN RI dan Tim yang telah merancang program sosialisasi dan simulasi CAT,sebagai wahana pembelajaran bagi ASN dan khusus bagi calon ASN yang akan mengikuti proses seleksi,sehingga memiliki bekal dalam mengikuti seleksi CPNS berbasis
 CAT"pesan Dapawole.

Bima Haria Wibisana Kepala BKN RI dalam sambutan pembukaan sosialisasi  P2K dan simulasi CAT ,mengungkapkan bahwa dalam pembangunan "aset utama pembangunan adalah  manusia(SDM). Karena itu sumberdaya manusia menjadi sangat penting perannya dalam penyelenggaraan negara, tegas Kepala BKN RI.

Lebih jauh Kepala BKN RI mengatakan bahwa "dulunya BKN hanya sebatas mengurusi administrasi kepegawaian, namun saat ini BKN telah memiliki tugas fungsi yang lebih berat dan semakin ditajamkan yaitu pembinaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia(SDM) PNS/ASN .
Masih menurut Bima, pengembangan SDM ASN membutuhkan dukungan sepenuhnya dari Pemerintah, terkait dukungan sarana prasarana, pembiayaan, dan regulasi yang memadai untuk membina dan mengembangkan ASN ke posisi ideal, tentu ini adalah proses dan juga tidak dapat dihindari karena era global menuntut kompetensi.

Hadir pada acara pembukaan Sosialisasi P2K dan Simulasi CAT sedaratan Sumba Tim BKN, Bupati Sumba Barat, Wakil Bupati Sumba Barat, Sekda Sumba Barat, Pejabat pembina Kepegawaian sedaratan Sumba, Kepala BKPP sedaeatan Sumba, pejabat eselon II dan III Lingkup Pemkab Sumba Barat, ASN Lingkup Pemkab Sumba Barat.

Pada Selasa, 17 Juli 2018 akan diadakan simulasi seleksi CPNS berbasis CAT bertempat di Aula BKPP Kabupaten Sumba Barat yang diadakan oleh Tim BKN Pusat bekerjasama dengan BKN X Denpasar,BKN Yogyakarta,BKPP Kabupaten Sumba Barat.
Antonius Surfresna Kabba,S.STP Sekretaris BKPP Kabupaten Sumba Barat, kepada Humas Sumba Barat mengatakan bahwa calon peserta simulasi CAT yang mendaftar sudah lebih 800 an peserta, kata Sekretaris BKPP yang biasa disapa Sur.
Masih menurut Sur, teknis pelaksanaan simulasi CAT nantinya akan diatur 50 peserta setiap sesi, katanya.
Diharapkan melalui simulasi ini jika seleksi berbasis CAT nanti akan banyak peserta yang berhasil lulus menjadi CPNS, kata Sur.

0 comments:

Post a Comment